
Depok Band Reevresh memang dibentuk atas kebutuhan film layar lebar. Tak ada film, karya mereka terus berkibar. Ini dia album barunya ditambah perbincangan detikhot dengan wai
Kita mulai dari beberapa lagu yang super up beat di album kedua mereka yang diberi tajuk 'gren' ini. 'Posesif', 'angkuh' memang terdengar sangat beda dengan lagu lain bahkan lagu sebelumnya dari reevresh. Benarkah?
"Aku emang lagi banyak dengerin band baru gitu. Aku coba aplikasikan ke musik reevresh. Ya akan susah sih makanya itu jadi eksperimental. Kita nggak mau
kehilangan unsur distorsi gitar. bit itu emosinya sangat naik turun dari awal-awal, tengah-tengah sampai akhir," ujar bram yang berperan memainkan gitar elektrik, akustik, sampling & programmer juga kibord di reevresh via ponselnya baru-baru ini.
Khusus lagu 'angkuh', reevresh menambahkan sampling & programmer yang selaras dengan nuansa rock khas mereka. Karakter vokal a'o yang juga goyangannya tak perlu diragukan lagi. Begitu juga dengan gebukan drum budi.
Beberapa lagu lain terdengar lebih pop rock. Sebut saja 'ao' yang sangat bernuansa musik Jepang dan 'alex'. Spesial untuk lagu 'batu pijak', reevresh membuatnya jadi dua bahasa, versi bahasa Indonesia dan Jepang yang berganti judul menjadi 'takpantas untukku'.
'kaget' pas dia dengar itu melodinya sangat Jepang dan dia nawarin bikin lirik Jepang. Itu cuma bonus di CD doang. Hebatnya bram bisa mengubah lirik tanpa mengubah melodi. Oh dan lagu ini udah ada jauh sebelum kita ke Jepang dulu itu," tutur wai
"Lagu ini sempat dibawain waktu kita main di Jepang. Dan orang Jepang ternyata suka," tambahnya.
Satu lagu mellow dengan dua bahasa diselipkan di album ini. 'selon' ciptaan bram jadi salah satu lagu nya.
ya gituh deh kisah reevresh baru di jepang doaang maennya.
mudah - mudahan di indonesia ini orang2 pada suka. amin


Tidak ada komentar:
Posting Komentar